RSS

Kamis, 02 Desember 2010

fiksimini: euphoria kala hujan


Anak laki-laki itu tertawa riang.
Ia berlari kecil sepanjang perjalanan pulang sekolah,
menembus rinai hujan.
Pikirnya dalam hati,
air hujan pasti mengaburkan bau pesing di celana seragam.

Bogor, 3 Desember 2010
-Anggi Prasasti-

fiksimini: ambisi


Seorang pembalap bertekad memenangkan perlombaan.
Ia memacu penuh kecepatan dan menoleh ke belakang.
Motornya terkapar di luar perlintasan.

Bogor, 3 Desember 2010
-Anggi Prasasti-

Sabtu, 27 November 2010

Ode buat Mendung


Sekali ini saja, izinkan Aku membenci Hujan
karena Hujan mengingatkanku padamu.

; Aku sedang tidak ingin mengingat siapapun!


Bogor, 28 November 2010
-Anggi-

Senin, 22 November 2010

short-note: Kematian-rasa


Jangan menyakiti hati dan perasaan kekasih/pasanganmu, atau kau mungkin akan kehilangan dia. Selamanya.
Tubuhnya mungkin akan tetap di sisimu, menemani dalam hari-hari, karena telah lanjur berjanji sampai mati. Tapi tidak dengan hatinya.
Kematian-rasa, itulah yang paling mengerikan.

*selamat pagi, kawan! ;)
malam yang panjang dan rasa kantuk yang belum juga datang.. ah! sungguh jahanam! ;)

23 November 2010
-Anggi-

Just A Thought


......itulah sebabnya mengapa dalam perkawinan dan kehidupan berjemaat, seorang istri sebaiknya tidak memiliki hubungan persahabatan yang terlalu dekat (teman curhat) dengan seorang lelaki, begitupun sebaliknya seorang suami sebaiknya tidak memiliki hubungan persahabatan yang terlalu dekat (teman curhat) dengan seorang perempuan, agar tidak terjadi perselisihan dan kesalah-pahaman.

Hal yang sepantasnya adalah seorang istri bersahabat dekat dengan kawan(-kawan) perempuannya, dan seorang suami bersahabat dekat dengan kawan(-kawan) laki-lakinya.

Siapakah yang lebih mengerti perempuan dan segala sisi kewanitaannya selain sesama perempuan? Dan bukankah tidak ada yang dapat mengerti lelaki dengan segala kebutuhan dan keinginannya selain sesama laki-laki?

But then again, this is just a thought.. ;)

23 November 2010
-Anggi-

Selasa, 21 September 2010

Kelopak-kelopak Mawar Kering Kecoklatan




Kala itu Sabtu petang
Pada kelopak-kelopak mawar merah ia berjanji
Esok hari akan datang kembali
Membawakan untuk ku
Kuntum-kuntum mawar yang baru

Kini Sabtu petang dua tahun lama berselang
Kelopak-kelopak mawar yang dulu memerah kini kering kecoklatan
Namun ia tak kunjung pula datang


~ malam yang panjang dan sepenggal ingatan tentang janji yang telah usang ~


Bogor, 13 Agustus 2010
-Anggi-

Rabu, 23 Juni 2010

Ode to an Old Grudge




Aku menoleh menatap ruang kosong di belakang,
Betapa dahulu banyak sekali terukir kenangan,
Meski mungkin semua tak pernah akan lekang,
Aku tetap harus memupus seluruh jejak angan,

rindu sendu
warna nirwana
pedih perih
sunyi sepi
sesak lesak
pengkhianatan!

sakit tak terperi

Aku menoleh sekali lagi, untuk yang terakhir kali,
Kenangan itu tetap disana,
Menggumpal mengabut, tebal debu berselaput,
Aku menutup pintu dan mengunci,
tak akan ku menoleh lagi.



Bogor, 9 Juni 2010
Untuk kenangan yang telah lalu,
aku berterima-kasih pada mu!

-Anggi-

Minggu, 06 Juni 2010

Rindu Ku Hanya Untuk Mu




Meski sumbat menyumpal mulut ku
Meski rantai memasung tubuh ku
Meski hanya dalam hati,
aku selalu akan berseru :

Rindu ku hanya untuk mu!


Mereka tak akan pernah mampu membungkam hati ku...



~teruntuk lelaki kemana aku meniupkan gempita rindu ku ; aku mencintai mu!


May 28th, 2010
-Anggi-

D.I.A.L.O.G. (3)




Woman : I luv u..

Man : why, my dear?

Woman : do u really wanna hear the reason why?

Man : no need, just as long as u stay..

Woman : (caught in endless happiness)



May 23rd, 2010
-Anggi-

...Bejana...




aku memiliki banyak rahasia
tersimpan selama ini dalam bejana
tentang mimpi dan harapan
serta ketakutan ku yang terdalam

malam ini,

akan ku buka sumbat nya
menuang ruah segala rasa
menyajikan pada mu Cinta
sesak yang lesak dalam dada

jadi, sebelum pagi datang
mari kita bersulang
untuk ku yang lanjur telanjang
tanpa ragu di hadapan mu Sayang


May 20th, 2010
-Anggi-